bilad’s Blog


Kita pun Bersalah pada Bumi
April 27, 2009, 4:32 pm
Filed under: Short Article | Tags:

Kita pun Bersalah pada Bumi

Seperti lazimnya di setiap terjadi bencana di tanah air, banyak tulisan di media massa yang menyerang pemerintah. Semuanya seolah sepakat, bencana seperti halnya tragedi Situ Gingtung di samping merupakan fenomena alam, tetapi juga merupakan akibat kelalaian pemerintah mencegah atau memproteksi kemungkinan bencana. Oleh Johan Galtung, hal itu merupakan satu bentuk kekerasan struktural pemerintah terhadap rakyatnya.

Saya tidak bermaksud membela pemerintah. Saya sepakat kalau pemerintah memang andil besar dalam terjadinya bencana itu. Tragedi Situ Gintung seharusnya tidak terjadi bila pemerintah merawat bendungan tersebut dengan baik seperti halnya pemerintah Hindia Belanda dahulu. Kesalahan warga dengan membangun perumahan di sekitar bendungan juga merupakan kesalahan pemerintah karena memberikan izin mendirikan bangunan di tempat yang tidak seharusnya ada bangunan apa pun apalagi pemukiman warga.

Di mana letak kesalahan kita? Pemerintah semacam itu seharusnya tidak menjadi pemimpin. Jadi kesalahan kita adalah, kita telah memilih mereka. Kita telah memilih orang-orang yang tidak memiliki kepekaan terhadap lingkungan. Padahal bencana-bencana seperti banjir, longsor, kekeringan dan jebolnya bendungan adalah akibat dari kurangnya kepedulian pemerintah terhadap permasalahan lingkungan. Padahal, permasalahan (kerusakan) lingkungan sudah lama menjadi isu keamanan global karena menyangkut human security. Kesalahan yang satu ini pun lebih disebabkan karena kita belum menjadikan permasalahan lingkungan sebagai isu penting sebagaimana korupsi, kemiskinan, pendidikan dan BBM.

Belajar dari tragedi Situ Gintung, kita harus menempatkan isu lingkungan pada posisi urgen. Terkait dengan pemilu yang sebentar lagi dilangsungkan, kita harus selektif menentukan pilihan kepada para caleg dan presiden yang memiliki visi, misi dan strategi pembangunan yang ramah lingkungan. Tidak hanya itu, mereka harus pula memiliki program pemberdayaan alam yang berimbang, penghentian segala aktifatas pengrusakan alam dan perbaikan yang telah rusak.

Sebagai penduduk bumi, kita pun harus secara sadar menjaga kelestarian lingkungan. Pertama, berbagai aktifitas yang tidak ramah lingkungan harus dihentikan atau dikurangi, seperti mengendarai kendaraan bermotor, membuang sampah sembarangan, menebang pepohonan untuk didirikan bangunan, dan membabat hutan. Kedua, membudayakan aktifitas ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, memakai energi/bahan bakar alternatif, menanam pohon di sekitar rumah, perkantoran dan pinggir jalan dan reboisasi. Di samping itu, perlu dilakukan kajian mendalam tentang berbagai permasalahan lingkungan dan secara intens mensosialisaikannya kepada masyarakat.

Bila kita memiliki pemerintahan yang peduli akan kelestarian lingkungan dan didukung oleh kesadaran dan partisipasi kita, maka tragedi semacam Situ Gintung tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Paling tidak dapat diminimalisir baik frekuensi maupun jumlah korbannya.

Cecep Zakarias El Bilad

1 April 2009


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: