bilad’s Blog


Tradisi Baru dan Harapan Baru
March 18, 2009, 9:31 am
Filed under: Short Article | Tags:

Tradisi Baru dan Harapan Baru

Ada tradisi baru pada balon (bakal calon) presiden di pemilu 2009 ini yang belum muncul saat pemilu sebelumnya, yaitu peluncuran buku karya balon presiden. Ada tiga balon presiden yang sudah meluncurkan gagasan kebangsaannya dalam karya buku, Saurip Kadi, Wiranto dan Marwah Daud Ibrahim.

Walaupun jumlahnya masih seberapa dibanding dengan jumlah balon yang akan maju, namun ini adalah perkembangan positif demokrasi di Indonesia yang perlu diapresiasi. Paling tidak ada dua alasan: pertama, buku karya balon presiden itu adalah hasil pemikiran dan perenungan mendalam tentang berbagai persoalan bangsa. Dengan itu, sang balon telah menunjukkan keseriusan dan kepedulian besar terhadap nasib bangsa. Dua, dengan bukunya sang balon mempunyai konsep pembangunan bangsa yang jelas dan terarah. Buku itu akan menjadi pijakannya dalam memimpin bila dia terpilih, sekaligus menjadi kontrak politik. Terjemahan dari karya itu akan dibaca langsung oleh rakyat selama kepemimpinannya bila terpilih nanti.

Hendaknya buku-buku para balon presiden itu tidak sebatas berisi hujatan terhadap pemerintahan status quo. Tapi berisi juga ideologi, inovasi dan strategi-strategi pembangunan baru yang rinci dan rasional. Balon harus menawarkan ideologi baru atau interpretasi baru terhadap ideologi yang ada, karena ideologi merupakan kerangka yang akan membentuk bangunan kepemimpinannya. Dengan begitu, dia akan mampu menawarkan inovasi dan strategi baru pula kepada rakyat yang tidak dimiliki oleh pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Bila tidak ada gagasan segar atau baru secara ideologis, sulit diharapkan akan adanya perubahan berarti. Ideologi seorang pemimpin puncak berpengaruh terhadap sistem politik secara keseluruhan. Maka bila ideologi atau pemaknaan ideologi para balon pemimpin itu sama dengan pemimpin saat ini dan sebelumnya, janji-janji perubahannya tidak akan berarti. Kita perlu belajar kepada negara-negara yang telah mengalami perubahan besar karena mempunyai pemimpin yang memiliki ideologi baru atau pemaknaan baru ideologi negara, seperti Iran, India, Cina, Rusia, Venezuela dan Bolivia.

Dengan pembaharuan ideologi itu, para pemimimpin negara-negara itu melakukan inovasi-inovasi pembangunan dengan strategi-strategi baru pula. Sehingga perubahan pun benar-benar dirasakan oleh rakyat. Tradisi akademis para calon pemimpin bangsa telah muncul. Semoga dari tradisi ini akan lahir pemimpin yang kompeten dan komitmen terhadap hasil kajian kebangsaannya itu. Bila demikian, rakyat memiliki harapan baru untuk hidup sejahtera dalam NKRI yang subur makmur ini.

Cecep Zakarias El Bilad

16 Maret, 2009 / 19 Rabi’ul Awal 1430.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: